Rabu, 13 April 2016

3 Cara ini Dapat Membangun Kembali Semangat Menulis



Assalamualaikum Sahabat Cahaya

Gimana kabarnya?  Semoga selalu semangat+A5 (Alhamdulillah Always Awesome and Amazing):)

Setelah program 30 day writing challenge usai jadi jarang nulis lagi di blog ini. Kangen pastinya, maaf baru mulai menulis lagi dan ini tulisan ke 3 setelah program 30DWC. Semoga bisa istiqomah dalam nulis dan berbagi, insya Allah Aamiin.

Alhamdulillah banyak berkah yang didapat setelah mengikuti program ini. Semua pintu kesempatan perlahan terbuka lebar. Dari kesempatan menambah ilmu lagi tentang dunia penulisan dan perbloggeran sampai kesempatan dipercaya ikut berkontribusi menulis artikel di salah satu website. 


Walau rasa bosan kadang datang menyapa, yang membuatku harus sejenak mengalihkan perhatian. Mencari hiburan lain sebagai penyegaran. Untuk membangun kembali semangat yang hilang.

Minggu, 10 April 2016

Menanti dengan Iman



Ingatkah kita waktu usia masih muda, belasan sampai dua lima tahunan. Masa dimana ibarat bunga sedang mekar-mekarnya dan banyak kumbang yang datang menghampiri. Saat itu kita masih terkesan jual mahal dan memilih-milih  saat ada lelaki yang ingin datang melamar. Berbagai alasan diutarakan dari mulai fokus belajar hingga fokus pekerjaan. 

Kini saat usia kita perlahan semakin bertambah hingga hampir memasuki kepala tiga. Peluang cinta yang dulu ramai datang menyapa menjadi hilang entah kemana. Sementara orang tua sudah begitu mendesak menanyakan kepastian kapan, akhirnya kita pun gamang dan kebingungan. 

Rasa penyesalan mulai berdatangan, saat keinginan menikah datang namun sayang belum ada lagi lamaran yang datang. Kadang dalam kegamangan menanti pinangan yang datang, tak sadar tiba-tiba terucap dari mulut suatu keluhan, “ Mana jodoh yang Allah janjikan? Kapan ia akan dihadirkan?”
Nah, klo uda kayak gini lantas siapa yang akan kita salahkan? Jangan sampai menyalahkan Tuhan yaa, keep khuznudhon aja :)

Terkadang Kita Perlu Keras Pada Diri Sendiri



Pasti pernah ngerasain tubuh yang ga bisa diajak kompromi, sementara pikiran ingin sekali melakukan sesuatu. Hal itu bisa terjadi karena tubuh kita merasa lelah atau mungkin tubuh yang terlalu manja. Untuk itu perlu sedikit dikerasi itu diri kita. Jangan biarkan rasa manja dan malas terus menggerogoti tubuh kita.


Ada sebuah pepatah “keraslah pada dirimu sebelum dunia yang keras padamu” 


Bayangin gimana coba kerasnya dunia, pasti pada ga mau kan?