Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi adatnya masing-masing, yang
menjadi satu kearifan lokal daerah tersebut. Dalam masyarakat Jawa terdapat
berbagai macam tradisi adat dari mulai kelahiran, pernikahan, sampai kematian
juga ada tradisi saat hari-hari besar keagamaan. Dalam berbagai tradisi itu selalu ada makanan khas yang disajikan sebagai
pendamping saat prosesi berlangsung.
Dalam edisi ke-15 #30DWC ini, saya ingin berbagi tentang makanan khas Jawa
dan filosofinya dalam tradisi syawalan. Disarikan dari Ceramah KH. Anwar Zahid Bojonegoro,
Jawa Timur.
7 makanan khas Jawa yang sering disajikan saat hari besar keagamaan dalam
hal ini tradisi syawalan. Dipilih angka 7 ini dimaksudkan sebagai pitu=pituduh
(petunjuk), pitutur (nasehat), dan pitulungan (pertolongan). 7 makanan khas ini
tak hanya enak di lidah, tapi ternyata mengandung arti filosofi yang bisa
mengajarkan banyak hal baik, 7 jenis makanan khas ini diantaranya:

